Perhatikan Jenis Daging untuk Hasil Rendang Terbaik

rendang

Puasa sudah tiba. Masakan khas untuk menyambut bulan puasa  akan segera tersaji. Biasanya menu olahan daging menjadi salah satu tradisi masakan di rumah. Ibu pasti ingin menyajikan resep istimewa selama di bulan spesial tersebut. Tak dipungkiri kalau daging memang jadi primadona dalam menu masakan di bulan puasa maupun  lebaran. Salah satu olahan berbahan daging sapi yang populer adalah rendang. Tapi tahukah ibu jika memasak rendang memiliki tingkat kerumitan tersendiri. Terutama soal kelembutan dagingnya.

Biasanya ada kalanya hasil rendang buatan ibu terasa kurang nendang. Bisa jadi ini karena faktor cara masak rendang daging, sehingga menjadikan rasanya kurang lezat. Ya, memang kedua hal tersebut bisa saja terjadi. Namun mengempukkan daging ini, bisa ibu atasi dengan memperhatikan proses pemotongan serta merendamya dengan bantuan bahan lainnya.

Tapi ibu, selain cara masak rendang daging ada juga hal lain yang harus diperhatikan supaya hasilnya maksimal. Apa itu? Ya, tentunya pemilihan bahan dasar daging itu sendiri. ibu harus cermat dan paham betul mana daging yang bagus dijadikan rendang. Kesalahan memilih daging hanya akan menyebabkan rendang ibu jadi kenyal dan tak lezat.

Ada beberapa jenis daging yang harus ibu ketahui. Ada yang cocok untuk rendang, ada juga yang tak cocok. Menurut kutipan buku berjudul Rendang: Juara masakan terlezat dunia karya Budi Sutomo, bagian daging sapi yang cocok untuk dimasak rendang tidak boleh terlalu lunak karena akan mudah hancur ketika dimasak. Selain itu, daging seperti sandung lamur atau sengkel juga tidak cocok karena terlalu banyak mengandung lemak dan bersifat keras. Daging yang banyak terdapat lemak pun mudah menyusut karena sifat lemak yang mudah mencair saat dimasak dalam waktu lama. Jadi tak hanya soal cara masak rendang daging saja yang harus Ibu perhatikan, melainkan juga pastikan pemilihan daging itu sendiri agar dihasilkan olahan rendang terbaik untuk keluarga.

Iklan

Daging Steak Sirloin & Tenderloin Apa bedanya?

Anda termasuk orang yang suka mengkonsumsi daging? Apalagi jika Anda mengolah nya menjadi Steak  pasti Anda sudah tidak asing dengan sebutan Steak Sirloin dan Steak Tenderloin, Namun bagi Teman-teman  yang masih asing dengan istilah Tenderloin&Sirloin pasti jadi bertanya-tanya, apa sih itu? Nah Jika belum tau yuk simak artikel dari warungdaging berikut ini.

1. Asal nama Sirloin dan Tenderloin ternyata unik

   Kata Sir yang tedapat pada sirloin diambil dari dari Bahasa Inggris yang bermakna panggilan bagi laki-laki. Laki-laki melambangkan tekstur daging sirloin yang cukup keras. Tenderloin juga berasal dari Bahasa Inggris. Walaupun bagian tenderloin sangat lembut bukan berarti penamaannya jadi “Madam”loin loh! Kata “tender” sendiri memiliki arti dari Bahasa Inggris, yaitu lembut atau lembek.

2. Kerja otot di bagian sirloin dan tenderloin menentukan kelembutan daging yang dihasilkan

     Letak sirloin yang berada didekat dibagian pinggang dan panggul sapi membuat otot-ototnya lebih banyak bergerak sehingga menghasilkan tekstur daging yang lebih keras daripada tenderloin. Jarangnya otot-otot pada daerah sekitar tenderloin yang bekerja membuat teksur tenderloin sangat empuk dan lembut. Tenderloin dianggap penikmat steak lebih mudah dikunyah.

 sirloin vs tenderloin

3. Tenderloin dikenal sebagai daging khas dalam, sedangkan Sirloin adalah daging khas luar

     Letak tenderloin berada terapit di dalam tiga bagian sirloin yang terpisah. Sehingga tenderloin dikenal dengan nama daging khas dalam. Nah ternyata sirloin yang berada dibawah tenderloin dibagi lagi jadi 2: top dan bottom yang memiliki cita rasa berbeda-beda. Top sirloin dianggap bagian sirloin yang paling enak dan lembut, sedangkan bottom sirloin berkebalikan dari top sirloin sehingga bagian ini kurang disukai banyak orang.

 4. Harga tenderloin lebih mahal daripada sirloin

     Meskipun beberapa restoran steak menjual steak sirloin dan tenderloin dengan harga yang setara, namun umumnya steak tenderloin dijual dengan harga yang lebih mahal. Selain karena teksturnya yang lebih lembut daripada sirloin, ternyata tenderloin bagian yang paling sedikit untuk dapat diambil dan dijadikan hidangan steak. Sementara sirloin merupakan bagian yang paling banyak digunakan dalam hidangan steak. Hal itu menjadikan menu tenderloin steak lebih spesial dan lebih mahal dari sirloin.

5. Sirloin ternyata punya kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan tenderloin

     Walaupun sirloin sering disebut memiliki lemak yang menempel di sepanjang bagian pinggir potongan daging, namun ternyata dalam 100 gram daging sirloin mengandung lemak sebesar 14,28 gram. Sementara dalam 100 gram daging tenderloin mengandung lemak sebesar 18,16 gram. Bagi ahli  kuliner, lemak dianggap bisa meningkatkan cita rasa gurih dan wangi yang harum pada hidangan makanan

Sate Taican

Jakarta,31 Oktober 2017 Di tahun 2016  Sate Taican sempat membuat para penikmat kuliner mencari makan ini tidak hanya berhenti di tahun 2016. Banyaknya pedagang kaki lima membuktikan bawha sate taican juga masih menjadi makan yang di minati oleh masyarakat sampai saat ini .Banyaknya peminat dari sate taican ini membuat para pembisnis berlomba lomba membuka cabang sate taican dengan  berbagai macam varian sambalnya ,ada yang menghidangkan sate taican dengan menggunakan sambal kacang , sambal kecap. Baca lebih lanjut

Resep Membuat Sate Maranggi

Bahan – Bahan

500 gr Daging kambing/daging sapi has dalam (tenderloin)

Bumbu Halus

  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/4 sdt merica butiran
  • 1 sdm ketumbar
  • 2 cm lengkuas muda
  • 1 cm jahe
  • 2 cm kencur
  • 1 buah cabe merah besar, buang bijinya
    pelengkap marinade :
  • 3 sdm air asam jawa (sebisa mungkin buat hingga pekat)
  • 5 sdm kecap manis
  • secukupnya garam
    Sambal Kecap
  • 1/2 cup Kecap manis
  • 1 siung bawang putih, goreng
  • 7 butir merica goreng
  • 3 sĺ cabe rawit

    Acar Tomat

  • 1 buah Tomat besar
  • 3 buah bawang merah
  • 5 buah Cabe rawit
  • secukupnya garam+gula
  • secukupnya cuka makan

 

Langkah

60 menit
  1. Potong dadu daging kur-leb 1.5cm. Sisihkan
  2. Buat marinade :
    Campur bumbu halus dengan air asam dan kecap. Aduk rata.
  3. Bumbui daging dengan bumbu marinade, aduk merata. Simpan dalm lemari es minimal 10 menit (lebih lama lebih bagus
  4. Buat acar tomat :
    Potong – potong tomat + cabe rawit + bawang merah sesuai selera.
    Bubuhi garam+gula dan cuka makan. Aduk merata. Simpan dalam lemari es
  5. Buat sambal kecap :
    Haluskan bawang putih goreng + cabe rawit + merica
    Tuangi kecap manis, aduk hingga tercampur rata (jika suka bisa di beri perasan jeruk nipis)
  6. Setelah lebih dari 10 menit, keluarkan daging dari lemari es kemudian tusuk dengan tusukan sate (1 tusuk bisa 4-5 potong daging). Lakukan sampai habis
  7. Kemudian bakar dengan bara arang sambil di bolak balik
  8. Sajikan bersama sambal kecap dan acar tomat.

Sumber : https://cookpad.com/id/resep/239325-sate-maranggi-purwakarta

 

4 Rahasia Memasak Rendang ala Minang

Jakarta – Rendang merupakan salah satu masakan khas Indonesia yang  sudah mendunia. Di restoran Padang rendang masakan yang paling banyak dicari.

Rendang termasuk menu yang jarang disajikan sendiri di rumah sebab pembuatannya cukup menantang. Namun, rendang biasa dijadikan menu santap istimewa saat momen khusus seperti hari raya. Oleh karenanya, Anda bisa mengikuti tip lengkapnya di sini untuk membuat rendang lebih enak dari biasanya.

Nah, buat Anda yang ingin mencoba resep membuat rendang khas Minang yang super enak, berikut ada 4 rahasia memasak rendang yang merupakan tradisi asli ala Minang.

Baca lebih lanjut