Apa Beda Ikan Air Laut dan Ikan Air Tawar?

Sebelum mengolah ikan dalam resep-resep makanan sehari-hari, Ibu bisa memilih dari berbagai jenis ikan yang berbeda. Secara umum, ikan dapat dikelompokan ke dalam 2 kategori, yaitu ikan air tawar dan ikan air laut.

Beberapa contoh ikan air tawar adalah ikan mas, gurame, lele, dan nila, sedangkan beberapa contoh ikan air laut adalah kakap, tuna, bawal, tenggiri, dan dori.

Perbedaan habitat hidup ikan tersebut ternyata menghasilkan berbagai perbedaan lainnya, seperti perbedaan rasa, perbedaan cara pengolahan, dan lain-lain. Perbedaan apa saja yang dimiliki antara ikan air tawar dan ikan air laut?

  1. Rasa

Karena habitat hidupnya yang berbeda, ikan air laut biasanya memiliki rasa gurih yang alami. Ikan air laut cukup memerlukan bumbu yang sederhana untuk menghasilkan hidangan yang lezat. Sebaliknya, ikan air tawar harus dibumbui dengan berbagai bumbu dengan cita rasa kuat untuk mengangkat rasanya. Cara pengolahan yang kurang tepat bisa menyebabkan ikan air tawar justru menghasilkan aroma yang kurang sedap seperti lumpur. Untuk mencegahnya, lumuri daging ikan air tawar dengan campuran air jeruk nipis dan garam dengan rasio sekitar 60% air jeruk nipis dan 40% garam. Contohnya, lumuri 4 ekor ikan dengan campuran 2 sendok air jeruk nipis dan setengah sendok garam. Biarkan selama sekitar 10-13 menit, lalu olah ikan air tawar sesuai selera. Cara ini juga dapat mengurangi bau amis pada ikan.

  1. Duri

Ikan air tawar biasanya berenang di air dengan arus yang tidak terlalu kencang. Karena itulah biasanya ikan air tawar memiliki daging yang tidak tebal dan duri yang kecil dan halus. Sebaliknya, ikan air laut berenang di air yang berarus kencang, sehingga ikan air laut umumnya memiliki duri yang besar serta daging yang tebal.

  1. Kandungan Omega 3 dan Iodin

Walaupun sama-sama memiliki kandungan omega 3, tapi ikan air laut biasanya memiliki kandungan omega 3 yang lebih tinggi. Hal ini karena ikan air laut, terutama laut dalam, harus menjaga suhu tubuhnya dengan kandungan lemak. Selain itu, kandungan iodin pada ikan laut juga lebih tinggi dibandingkan pada ikan air tawar.

Walau punya banyak perbedaan, ikan air laut maupun ikan air tawar tidak berbeda jauh cara pemilihannya. Untuk memilih ikan yang segar, pilihlah ikan dengan kulit yang masih kencang dan melekat pada daging, memiliki mata yang bersinar dan penuh, dan dengan insang yang tidak kering dan masih berwarna merah segar. Cara menyimpan ikan air laut dan ikan air tawar juga tidak berbeda. Ikan segar sebaiknya dimasukkan dalam plastik berisi es batu dan disimpan di dalam kulkas. Es batu sebaiknya diganti setelah mencair. Dengan cara ini, ikan akan bertahan hingga sekitar 3 hari. Ikan juga bisa disimpan di dalam freezer. Tapi cara ini akan menurunkan kualitas ikan. Karena itulah, Ibu disarankan untuk segera mengolah ikan setelah membelinya.

Ikan air laut maupun ikan air tawar sama baiknya bagi kesehatan keluarga. Tinggal pilih saja resep-resep makanan berbahan utama ikan yang akan disukai keluarga Ibu. Mau yang mana? Sajian dengan ikan air laut seperti Ikan Goreng Telur Asin atau sajian yang menggunakan ikan air tawar seperti Sop Gurame?

Sumber : http://www.royco.co.id/Artikel/Detail/1227645/apa-beda-ikan-air-laut-dan-ikan-air-tawar
Iklan
Dikirimkan di Info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s