Daging Ayam Beku itu Ternyata Lebih Aman

MENGAPA?

Bila anda diminta memilih daging ayam yang tampak segar padahal berformalin dan daging ayam yang diawetkan dengan pembekuan (frozen), mana yang akan anda pilih??

Sepatutnya pilih yang kedua, Sebab nya ? FAKTAnya, ayam beku itu bebas bahan beracun

Empat jam setelah dipotong, tanpa pengawet, daging ayam mulai membusuk (menghijau). Salah satu cara mengawetkan yang manusiawi adalah dengan didinginkan (dibekukan) yang dikenal dengan ayam frozen.

FAKTA nya di pasar, boleh dibilang 80% daging ayam yang dijual segar, bagaimana mungkin bisa di jual segar jika tidak menggunakan formalin sebagai bahan pengawetnya. Formalin termasuk racun yang paling karsinogenik (menyebabkan kanker).

“Bagaimana pun hewan yang sudah dipotong seperti kambing, domba, sapi, juga unggas, (karkas) itu harus dipertahankan dengan rantai dingin. Artinya, dia harus dipertahankan kondisinya di bawah 4 oC.

Masa simpan daging ayam di suhu kamar (tempat terbuka) tanpa adanya penambahan bahan-bahan pengawet paling lama 5—6 jam sudah bau. Kalau ada daging ayam pada suhu kamar bisa tahan lebih dari 6 jam, harus dicurigai daging itu dikasih bahan pengawet. Soalnya, lebih dari itu biasanya daging ayam sudah tidak bagus karena kuman berkembang setiap 15 menit.

Memang tidak disangkal kalau daging ayam yang sudah melewati rantai dingin (dibekukan) itu tidak bebas bakteri. “Bakterinya ada, tapi tidak berkembang.

Dan selama penanganannya baik dengan mengikuti kaidah-kaidah sanitasi dan rantai dingin (cold chain), maka kuman itu tidak bertambah.

Penanganannya, misalnya karkas terkemas dengan baik, pada suhu yang konstan, dan tidak terpapar suhu di atas 10oC. Perubahan suhu yang terlalu ekstrem juga akan mempengaruhi kandungan kuman-kuman dalam daging unggas. Di atas 10oC beberapa jenis kuman sudah mulai tumbuh. Sudah bisa Anda bayangkan bagaimana daging ayam segar yang dijajakan berjam-jam terbuka di pasar-pasar tradisional.

“Para ahli kesehatan pangan menganjurkan menyimpan makanan di bawah 4oC atau di atas 60oC.”

KANDUNGAN  GIZI  TETAP  TERJAGA

Benarkah daging ayam beku lebih sehat dibandingkan daging ayam segar?

“Daging ayam segar (tanpa pengawet) dan ayam beku sebetulnya sama sehatnya alasannya: Ayam beku itu, menurut intinya tidak mematikan kuman, tapi menon-aktifkan kuman. Karena pada suhu tertentu, khususnya pada -18ºC, kuman dinonaktifkan oleh keadaan suhu yang sangat rendah  (sub-zero temperature).

 

Meskipun dibekukan, sesungguhnya nutrisi (gizi) daging ayam tidak berubah. “Gizi, terutama vitamin, akan turun pada saat suhu dipanaskan, bukan didinginkan atau dibekukan. Tujuan utama pembekuan lebih untuk mempertahankan umur simpan.”

 

Sumber : http://delish-frozen.blogspot.co.id/2017/04/daging-ayam-beku-itu-ternyata-lebih-aman.html
Iklan
Dikirimkan di Info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s